LINGKARAN ROLLING ACTION (Sebuah Resensi Buku Memahami Film Karya Himawan Pratista)

Judul                : Memahami Film
Penulis             : Himawan Pratista
Penerbit           : Homerian Pustaka
Cetakan           : 2008
Isi                    : 207 halaman
ISBN               : 978-979-17454-2-0

Film merupakan produk seni yang memiliki konten kompleks. Jika dilihat sekilas, film hanyalah hasil pengambilan gambar dan suara yang disusun menjadi satu rangkaian cerita dalam frame kamera. Namun ketika diperhatikan lebih dalam lagi, praktek pembuatan film banyak menggabungkan aspek-aspek kesenian, seperti musik, teater, seni grafis, dsb. Maka, proses pembuatan film tidak hanya berpatokan pada teknologi modern, tetapi juga menggunakan cara berpikir kreatif untuk menentukan strategi yang tepat. Sehingga film yang dihasilkan memiliki kedalaman, baik secara logika maupun rasa.
Perkembangan film yang pesat menumbuhkan minat masyarakat untuk mempelajarinya dengan serius. Bahkan sudah banyak instansi pendidikan yang menyediakan film sebagai salah satu bidang jurusan. Namun belum banyak buku yang membahas teori dan praktek film secara detail, khususnya buku yang ditulis dengan bahasa Indonesia. Di tengah kelangkaan buku film, Himawan Pratista berhasil melahirkan sebuah buku berjudul “Memahami Film” yang patut untuk dijadikan pedoman studi film. Memahami film berarti tahu dan mengerti unsur-unsur pembektuk film. Pada buku ini, Himawan tidak hanya menuliskan definisi dan macam-macam genre film. Ia juga mengajak pembaca untuk memahami film lebih dalam dengan membagi unsur pembentuk film menjadi dua, yaitu unsur naratif dan unsur sinematik. Kemudian unsur-unsur tersebut dikupas secara rinci.
Pada bagian awal buku, Himawan membagi jenis-jenis film menjadi tiga, yaitu film dokumenter, film fiksi, dan film eksperimental. Kemudian dibahas macam-macam genre film, yaitu Genre Induk Primer dan Genre Induk Sekunder. Kedua induk besar ini dibagi lagi menjadi beberapa kelompok, seperti aksi, drama, epik sejarah, fantasi, film noir, biografi, dsb. Himawan juga mengklasifikasikan struktur film menjadi tiga bagian (shot, scene, sequence). Klasifikasi ini memudahkan film maker untuk menyusun pola dalam proses pembuatan film.
Buku ini memfokuskan pembahasan pada unsur-unsur pembentuk film yang berupa unsur naratif dan unsur sinematik. Unsur naratif adalah suatu rangkaian kejadian yang berhubungan satu sama lain dan terikat oleh logika sebab-akibat (kausalitas). Kejadian-kejadian ini berlangsung dalam suatu ruang dan waktu. Sebuah kejadian tidak bisa terjadi begitu saja tanpa ada alasan yang jelas. Segala hal yang terjadi pasti disebabkan oleh sesuatu dan terikat satu sama lain oleh hukum kausalitas. Dalam sebuah film cerita, setiap kejadian pasti disebabkan oleh kejadian sebelumnya. Misalnya , pada shot A tampak seorang bocah sedang menendang bola dan shot B memperlihatkan kaca jendela yang pecah. Hal ini menunjukkan bahwa shot B merupakan akibat dari shot A. Dalam unsur naratif terdapat cerita dan plot yang menjadi aspek pembentuk alur cerita, baik linier maupun nonlinier. Sedangkan unsur sinematik merupakan aspek-aspek teknis dalam produksi sebuah film. Unsur ini dibentuk oleh empat aspek, yaitu Mise-en-scene, sinematografi, editing, dan suara. Kompleksnya pembahasan tentang film tidak membuat Himawan kehilangan akal untuk memudahkan pembaca memahami setiap bahasan. Selain menuliskan teori dan definisi, ia juga melengkapi buku ini dengan membahas beberapa film sebagai studi kasus. Pada bab X secara khusus mengulas film melalui studi kasus Kill Bill Vol. 1 untuk memberikan penegasan pada setiap bab yang sudah dibahas sebelumnya.
Memahami Film merupakan buku yang layak digunakan sebagai pedoman studi film, baik akademis maupun non akademis. Karena buku ini membahas banyak hal mengenai proses pembuatan film mulai dari pra hingga paska. Akan tetapi, buku ini tidak dicetak dengan skala besar. Sehingga tidak mudah untuk mencari buku ini. Perlu adanya perhatian khusus terhadap proses produksi dan distribusi buku film agar pengetahuan-pengetahuan di dalamnya dapat tersebar luas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMERANGI SESAK NAPAS (Sebuah Resensi Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer)

Review Film : Manchester by the Sea (2016)